Minggu, 27 Januari 2013

Macam-macam Metode Pengobatan Kanker

Pengobatan kanker untuk masing-masing individu sangat spesifik tergantung dengan kondisi masing-masing orang. Pengobatan yang berhasil dilakukan untuk satu orang belum tentu dapat berhasil jika diterapkan kepada orang lain. Biasanya dokter perlu melakukan pemeriksaan sesuai dengan kondisi kesehatan pasiennya, jenis kanker, dan
stadiumnya, serta kemungkinan kambuh. Beberapa jenis pengobatan kanker yang dikenal secara umum adalah sebagai berikut.

  1. Metode pengobatan holistik, pengobatan ini lebih menitikberatkan pada keseimbangan tubuh, pikiran dan jiwa. Seperti pengobatan herbal untuk kanker, akupuntur ataupun akupresur, diet sehat, yoga, senam, terapi musik, dan hipnoterapi.
  2. Metode pengobatan konvensional, dalam dunia kedokteran, pengobatan ini yang paling umum digunakan untuk mengobati penyakit kanker. Tujuan utamanya adalah untuk membunuh sel-sel kanker sebelum sel tersebut menyabar dan merusak organ tubuh lainnya. Cara-cara yang biasa dilakukan dalam metode ini adalah:
    1. Pembedahan, merupakan pengobatan kanker yang paling tua. Tindakan pembedahan ini dilakukan jika kanker belum menyebar. Ada dua pembedahan, yakni dengan mengangkar jaringan yang terkena kanker dan mengangkat seluruh organ. Pengangkat seluruh organ seperti pengangkatan rahim dan payudara.
    2. Radioterapi, pada tindakan ini menggunakan sinar laser yang berkekuatan tinggi. Radioterapi ini bersifat lokal, yaitu hanya mematikan sel-sel kanker di daerah target. Teknologi yang melandasi radioterapi telah berkembang dengan pesat sehingga aplikasinya bermacam-macam. Salah satunya adalah pisa gamma, yaitu penggunaan sinar laser untuk pembedahan. Saat ini terdapat juga metode menanamkan kawat atau partikel radioaktif ke dalam tubuh pasien untuk mengancurkan sel-sel kanker yang bersifat lokal.
    3. Kemoterapi, merupakan pengobatan kanker yang menggunakan zat kimia atau obat-obatan. Kemoterapi kuno (konvensional) bekerja dengan cara menghancurkan struktur atau metabolisme sel-sel kanker. Sebelum dilakukan kemoterapi, dokter biasanya memeriksa kondisi kesehatan pasien secara umum termasuk kesehatan fungsi hati dan ginjalnya.
    4. Target terapi, dalam pengobatan ini menggunakan obat-obatan yang diarahkan untuk menghambat protein, molekul, atau enzim tertentu yang memiliki peran penting dalam perkembangbiakan sel kanker. Dengan metode pengobatan ini, diharapkan lebih efektif karena tidak membahayakan sel-sel normal lainnya. Target terapi bisa diberikan melalui infus intravena atau dalam bentuk tablet minum.
    5. Terapi hormon, beberapa jenis hormon sepertinya mempunyai peran dalam pertumbuhan sel kanker. Pengunaan obat pada terapi hormon dimaksudkan untuk menggangu aktivitas hormon atau menghentikan produksi hormon. Terapi hormon juga dapat melibatkan pengangkatan kelenjar yang menghasilkan hormon.